Catatan Pengajian Guru Rasyid Ridha - Senin, 14 Juni 2021

 Boleh juga mempelajari ilmu kedokteran, karena perlu untuk mengobati penyakit.
Sehat ada hikmatnya, sakit ada hikmatnya.

Ujar Almarhum Abah Haji, sebiji nasi haja ada hikmat, kenapa? Karena disitu berapa banyak urang yang meulah sampai jadi sebiji nasi

Apabila kita di andak disugih Alhamdulillah. Apabila kita diandak disusah Alhamdulillah. Apabila kita dinyamani urusan Alhamdulillah. Apabila dingalihi urusan Alhamdulillah. Apabila dibari sehat Alhamdulillah. Apabila dibari garing Alhamdulillah. Berati garingnya kita ada mnafaat gasan siapa? gasan urang yang meobati kita. Alhamdulillah lah yang keluar tarus.

Apabila garing, beusaha kedokter, cuma kita beisi i'tikad ujar kita dokter dan obat kada membari bekas, apabila kita garing yang menyembuhkan adalah yang membari penyakit yaitu Allah.

Amun orang yang bujur bujur ahli tauhid, kada bisa menyalah akan urang. Kenapa gerang? karena dia tau yang berlaku siapa yang melakukan siapa. Tidak ada cerita didunia kecuali sidin bedua yaitu Allah dan Rasulullah. Maka dari itu tidak bisa menyalah akan orang lain

Apabila generasi muda ini kada didasari ilmu agama. Maka betambah hancur dan rusak generasi muda ini. Semakin hari generasi muda ini perlu dijaga. Anak harus selalu diperhatikan.

Coba lihat pendidikan anak,pergaulan anak semakin camuh dan diimbangi kuitannya yang selalu mengejar dunia. Anak kada baik ada imbas kuitan yang kada baik. Carilah ilmu yang bersumber kepada Rasulullah

Ujar Imam Syafi'i, Ilmu itu ada 2 yaitu ilmu fiqih untuk megetahui hukum agama, dan ilmu kedoketaran untuk memelihara badan

Dimuka bumi ini kadada yang harat kecuali Allah dan Rasulullah. Karena percintaan mereka berdua itu luar biasa.

Kita sudah yakin berataan bahwasannya gawian kita kada mebari bakas cuman kita sebagai umat jangan melupakan usaha dan ikhtiar.

Minta rela... 


Posting Komentar

0 Komentar