Catatan Pengajian Guru Rasyid Ridha - Jum'at, 23 Juli 2021

Dalam tafsir mengatakan bila disebut tentang siksaan Allah orang beriman itu gemetarlah hati mareka. Kenapa hati orang beriman itu bergetar ketika mendengar gambaraan siksaan. Karena mereka itu takut kepada Allah


Kita ini hidup dunia tidak semata mata diciptakan oleh Allah dan dilihatkan oleh Allah, tapi kita ini ada yang namanya hukum syari'at, mana yang namanya ada ibadat dan maksiat


Kita sudah menyadari apabila kita mengerjakan amal ibadah akan dibalas kebaikan dan ni'mat ketika dikerjakan maksiat, akan Allah balas siksaan. Siksaan itu adakalanya didunia dan diakhirat


Setiap pekerjaan kita akan dipertanggung jawabkan diakhirat. Kita ini harus beisi waktu biar setumat supaya otak ini bisa berpikir apa yang telah dilakukan waktu dimasa dahulu


Dosa yang mulai awal kita baligh disitu dihitung oleh Allah syari'at balasan siksaan. Dahulu apa yang digawi?saat ini apa yang digawi?Dosa yang kita kerjakan dahulu itu masih tersimpan rapat oleh Allah. Kita yang menggawi dosa kita pula yang akan menghapus dosa tersebut


Duduk dimajelis ilmu adalah sesuatu yang akan mengarahkan sisa umur kemana. Ni'mat apa lagi yang kita dustakan ini. Niat seorang untuk beriman itu lebih bagus dari amalnya. Biar hidup sederhana tapi kawa bersyukur


Kesugihan itu bukan dinilai dari segi harta kemuliaan itu bukan dilihat dari jabatan.

Namun apabila hatinya kawa bersyukur itulah orang yang paling sugih didunia. Apabila Allah ingin memuliakan maka mulia lah orang itu dihari kiamat


Jangan tapi mengeluh tarus hidup ini. 

Amun handak hidup bahagia bala jangan dianggap bala. Namun anggap lah sebagai hadiah dari Allah maka senanglah hati kita


Kenapa kita bisa malas dalam beribadah?

Karena otak banyak memikirkan dunia, banyak memikirkan masalah tarus dan banyak memikirkan bala musibah


Jangan disuruh Tuhan mengerti dengan kita tapi kita yang sebagai hamba Allah yang harus mengerti kepada Tuhan. Jangan sampai kita ini menyesal dihari kiamat. Kiapa caranya hidup ini supaya kawa menyadari bahwasannya hidup ini jangan sampai menyesal dinegri akhirat. Cukup saat ini kita menyesal sudah


Apabila orang beriman itu diperlihatkan tentang masalah keajiban yang Allah lakukan bertambah keimanannya. 

Kemana aja begawi itu asal kemana aja membawa jujur insyaallah akan berhasil.


Hati hati diakhir zaman ini i'tikad kita ini akan diobrak abrik oleh akidah yang hanyar ini dimana yang tidak percaya kepada wali. Jangan sampai kita percaya, cintailah terus para wali. 


Kurangilah kemaksiatan dengan mengurangi bergaul dan kurangi menonton yang membuat kita tidak bersyukur. Kiapa caranya hidup ini memandang dengan ni'mat dan nyaman tarus ja. Garing dan susah anggaplah sebagai hadiah dari Allah. Jangan sampai menyesal sewaktu didalam kubur.

Minta rela... 


Posting Komentar

0 Komentar