Masalah tafakur tentang kematian dan amalan yang meulah orang itu sebagai tanda bentuknya wali Allah atau musuhnya Allah. Ada suatu amalan yang tidak bisa digawi oleh orang munafik, ada berapa amalan yang tak bisa dilakukan oleh orang fasih. Ada amalan yang boleh dilakukan oleh orang orang pilihan Allah.
Saat ini kita walaupun belum menjadi orang baik, amun kita meanggap diri kita baik. Berati kita masih membawa kisah didalam diri kita. Seandainya Allah ingin membuka yang sebenarnya tentang kita, niscaya kita akan supan.
Kita memang tidak baik, paling kada banar saat ini kita beusaha menjadi orang yang baik dan berusaha menjadi kekasih Allah dan jangan menjadi musuh Allah.
Carilah ridhonya Allah, kenapa kita harus becari ridho Allah?barang siapa orang itu membagi keberuntungan akhirat seperti seorang murid?apa itu murid orang yang membagi keberuntungan akhirat. Niscaya orang itu zuhud didalam dunia, maka orang itu dasar meingat akan gawian semata mata karena Allah .
Jangan sampai gawian kita ini meulah murka dengan Allah. Amun handak menjadi kekasih Allah carilah ridho Allah.
Kalau seseorang itu masuk kedalam rasa gengsi didunia, saat didalam kubur hanyar merasakan penyesalan
Meninggali anak harta bagus, tapi lebih bagus lagi meninggali anak ilmu agama.
Para ulama adalah pewarisnya nabi nabi.
Jangan beampih menuntut ilmu agama. Jangan sampai kita ini menjadi musuh Allah. Kiapa caranya hidup ini supaya kita tahu yang mana gawian yang bujur, mana gawian yang harus ditinggal akan.
Firman Allah, Seseungguhnya orang yang beriman, mereka bila disebut nama Allah gemetarlah hati mereka.
Untuk orang tua harus mengetahui bagaimana pergualan anak, siapa kawan inya, apa yang dilihatnya saat ini. Boleh kita mabuk namun mabuklah dengan majelis ilmu agama, berdzikir dan sholawat.
Gasan bebinian jagalah harga martabat carilah suami yang bisa membimbing kesurga, yang bisa membawa kejalan Allah. Jangan sembarang obral jangan sampai menyedihkan hati Rasulullah amun Rasulullah sampai sedih Allah kada mencintai ikam dan hidup kada berkah.
Jangan sampai kecanggihan sosial media saat ini digunakan yang tidak semestinya. Gunakanlah untuk kebaikan jangan dipakai untuk kemaksiatan.
Berilah nafkah yang halal pada keluarga, jangan pernah memberikan yang haram. Karena itulah yang akan menjadi darah daging mereka dan berpengaruh pada ketaatan mereka.
Minta rela... (Penulis: Rabiatul)
0 Komentar