Berkata Guru Mulia Al Habib Umar bin Hafidz, diantara setengah dari akhlaq kita kepada Allah yaitu yang ke-5, yaitu bahwa segera mengingat Allah diawal kali ketika mendengar musibah
Kita hidup didunia pasti mendapatkan ujian karena memang dunia ini adalah tempat bala dan musibah dan memang dunia ini tempatnya ujian.
Kata Imam Haddad dunia ini adalah hina, malapetaka yang terjadi didalamnya sangatlah banyak. Kehidupan dunia ini merupakan sebuah kehinaan yang tidak ada nilainya dan waktu hidup didunia ini sangatlah sebentar
Kata Imam Syafi'i, dunia sangat sebentar maka dari karena waktu yang sebentar ini, isilah waktu dengan ketaatan kepada Allah
Diriwayatkan bahwasannya Nabi Muhammad saw, pernah mengatakan kepada Sayyidina Ali bin Abi Thalib. bahwaasannya Ya Ali, 4 perkara yang apabila ada didalam dirinya maka orang tersebut termasuk orang yang mendapatkan kebinasaan diantaranya,
1. Orang yang tidak pernah menangis karena takut kepada Allah
2. Kerasnya hati, orang yang mempunyai hati keras dikarenakan orang tersebut selalu lalai dari Allah. Apa yang keluar dari lisannya sesuatu perkataan yang tidak ada manfaat dan nilainya disisi Allah
3. Orang yang terlalu cinta kepada dunia, dia merasa dirinya masih merasa diberikan umur panjang sehingga dia mempunyai angan-angan yang sangat banyak
Setiap bala musibah yang menimpa kita, hendaknya kita langsung mengingat kepada Allah. Allah berfirman didalam Al-Qur'an, Sungguh akan kami uji kalian, dengan sesuatu yang sangat ringan, rasa takut adalah ujian. (Takut sakit, takut kehilangan harta, takut kehilangan kehormatan, takut kehilangan jabatan, takut faqir dan macam-macamnya)
Rasulullah pernah mengatakan didalam suatu hadist, demi Allah saya tidak takut kalian itu faqir. Jadi kefaqiran itu tidak dikhawatirkan oleh Rasul apabila menimpa kepada umatnya. Tapi yang dikhawatirkan oleh Rasulullah adalah ketika diperlihatkan keindahan dunia sehingga kalian berlomba-lomba untuk mencari dunia tersebut. Sebagaimana orang yang sebelum kalian berlomba, sehingga pada akhirnya mereka yang berlomba untuk mencari dunia, kalian pun akan dibinasakan oleh Allah
Kita tidak dianjurkan oleh Allah, untuk berlomba-lomba mengumpulkan daripada harta dunia tapi kita dianjurkan dan disuruh oleh Allah, untuk berlomba-lomba didalam meraih ampunan Allah dan berlomba untuk beramal yang mengantarkan kita kedalam surganya Allah. Sehingga Allah berfirman didalam Al-Qur'an, berlombalah kalian untuk meraih dalam ampunan Allah dan meraih surga yang luasnya itu bagaikan langit dan bumi. Semua itu disiapkan bagi orang yang bertaqwa kepada Allah
Salah satu yang menggembirakan iblis, ketika melihat umat Nabi Muhammad takut akan kefaqiran dan tugas iblis adalah menakut nakuti kita
Harta yang dimiliki seseorang, adalah harta yang dia infaqkan dijalan Allah. Kalau kita ingin harta tidak berkurang, maka infaqkan, maka harta itu tidak berkurang
Berkurangnya jiwa, angka kematian semakin banyak. Ketahuilah setiap yang bernyawa pasti akan merasakan kematian. Kalau sudah ajal datang tidak ada yang bisa menundanya. Setiap jiwa tidak pernah wafat terkecuali atas izinnya Allah dan rezekinya telah habis
Ingat syarat mati tidak harus sakit, syarat mati tidak harus tua. Jangan mentang mentang sehat kita tidak ingat dengan mati. Jangan mentang mentang kita masih muda, masa muda kita habiskan masa muda dengan hal-hal yang tidak bermanfaat. Berbekalah dengan ketaqwaan, karena kalian tidak ada yang tau kalau sudah datang malam apakah kita masih bisa hidup sampai pagi?berapa banyak anak anak muda yang dia pagi sampai sorenya tertawa terbahak-bahak, berfoya-foya, lalai dari kematian. Padahal kain kapannya lagi ditenun sedangkan dia tidak tau. Berapa banyak orang yang tidak ada penyakit dia wafat. Dan berapa banyak orang yang sakit dia masih diberikan umur yang panjang oleh Allah. Perbanyaklah mengingat akan kematian untuk menghancurkan daripada kelezatan dunia. Kalau kita mencari kelezatan dunia, tidak akan pernah kita temukan kesenangan dan kebahagiaan.
Allah mengatakan, Berikan kabar gembira kepada orang yang sabar, siapa mereka yang sabar? Mereka yang ketika tertimpa musibah mereka langsung mengembalikan kepada Allah. Mereka adalah orang-orang yang mendapatkan sholawat, sholawat itu terbagi menjadi 3
1. Sholawat dari Allah, merupakan tambahan rahmat
2. Sholawat dari malaikat, memintakan ampun
3. Sholawat dari hamba Allah (manusia), do'a
Sehingga disini mereka adalah orang yang mendapatkan rahmat kasih sayangnya Allah. Mereka adalah orang yang mendapatkan hidayah dari Allah
Bagaimana pun mau kita terima atau tidak, musibah pasti akan terjadi. Orang yang beriman dia selalu memanfaatkan situasi dan kondisi agar menjadi ladang amal baginya
Rasulullah mengatakan, saya sangat menakjubkan kepada orang yang mempunyai keimanan didalam hatinya kepada Allah. Karena semua situasi dan kondisi yang dia hadapi pasti akan mendatangkan kebaikan dan bernilailan pahala disisi Allah. Jika dia merasakan mendapatkan sebuah nikmat, anugerah dan karunia sehingga dia bisa menghargai dan bisa bersyukur. Maka kebaikannya kembali kedalam dirinya. Siapa yang ridho terhadap musibah maka Allah akan ridho, siapa yang tidak ridho Allah pun tidak akan ridho dan bisa murka kepada orang tersebut.
Mengingat Allah bukan hanya ketika dapat musibah, namun ketika kita senang dan bahagia tetap ingat Allah.
Kita hidup didunia pasti mendapatkan ujian karena memang dunia ini adalah tempat bala dan musibah dan memang dunia ini tempatnya ujian.
Kata Imam Haddad dunia ini adalah hina, malapetaka yang terjadi didalamnya sangatlah banyak. Kehidupan dunia ini merupakan sebuah kehinaan yang tidak ada nilainya dan waktu hidup didunia ini sangatlah sebentar
Kata Imam Syafi'i, dunia sangat sebentar maka dari karena waktu yang sebentar ini, isilah waktu dengan ketaatan kepada Allah
Diriwayatkan bahwasannya Nabi Muhammad saw, pernah mengatakan kepada Sayyidina Ali bin Abi Thalib. bahwaasannya Ya Ali, 4 perkara yang apabila ada didalam dirinya maka orang tersebut termasuk orang yang mendapatkan kebinasaan diantaranya,
1. Orang yang tidak pernah menangis karena takut kepada Allah
2. Kerasnya hati, orang yang mempunyai hati keras dikarenakan orang tersebut selalu lalai dari Allah. Apa yang keluar dari lisannya sesuatu perkataan yang tidak ada manfaat dan nilainya disisi Allah
3. Orang yang terlalu cinta kepada dunia, dia merasa dirinya masih merasa diberikan umur panjang sehingga dia mempunyai angan-angan yang sangat banyak
Setiap bala musibah yang menimpa kita, hendaknya kita langsung mengingat kepada Allah. Allah berfirman didalam Al-Qur'an, Sungguh akan kami uji kalian, dengan sesuatu yang sangat ringan, rasa takut adalah ujian. (Takut sakit, takut kehilangan harta, takut kehilangan kehormatan, takut kehilangan jabatan, takut faqir dan macam-macamnya)
Rasulullah pernah mengatakan didalam suatu hadist, demi Allah saya tidak takut kalian itu faqir. Jadi kefaqiran itu tidak dikhawatirkan oleh Rasul apabila menimpa kepada umatnya. Tapi yang dikhawatirkan oleh Rasulullah adalah ketika diperlihatkan keindahan dunia sehingga kalian berlomba-lomba untuk mencari dunia tersebut. Sebagaimana orang yang sebelum kalian berlomba, sehingga pada akhirnya mereka yang berlomba untuk mencari dunia, kalian pun akan dibinasakan oleh Allah
Kita tidak dianjurkan oleh Allah, untuk berlomba-lomba mengumpulkan daripada harta dunia tapi kita dianjurkan dan disuruh oleh Allah, untuk berlomba-lomba didalam meraih ampunan Allah dan berlomba untuk beramal yang mengantarkan kita kedalam surganya Allah. Sehingga Allah berfirman didalam Al-Qur'an, berlombalah kalian untuk meraih dalam ampunan Allah dan meraih surga yang luasnya itu bagaikan langit dan bumi. Semua itu disiapkan bagi orang yang bertaqwa kepada Allah
Salah satu yang menggembirakan iblis, ketika melihat umat Nabi Muhammad takut akan kefaqiran dan tugas iblis adalah menakut nakuti kita
Harta yang dimiliki seseorang, adalah harta yang dia infaqkan dijalan Allah. Kalau kita ingin harta tidak berkurang, maka infaqkan, maka harta itu tidak berkurang
Berkurangnya jiwa, angka kematian semakin banyak. Ketahuilah setiap yang bernyawa pasti akan merasakan kematian. Kalau sudah ajal datang tidak ada yang bisa menundanya. Setiap jiwa tidak pernah wafat terkecuali atas izinnya Allah dan rezekinya telah habis
Ingat syarat mati tidak harus sakit, syarat mati tidak harus tua. Jangan mentang mentang sehat kita tidak ingat dengan mati. Jangan mentang mentang kita masih muda, masa muda kita habiskan masa muda dengan hal-hal yang tidak bermanfaat. Berbekalah dengan ketaqwaan, karena kalian tidak ada yang tau kalau sudah datang malam apakah kita masih bisa hidup sampai pagi?berapa banyak anak anak muda yang dia pagi sampai sorenya tertawa terbahak-bahak, berfoya-foya, lalai dari kematian. Padahal kain kapannya lagi ditenun sedangkan dia tidak tau. Berapa banyak orang yang tidak ada penyakit dia wafat. Dan berapa banyak orang yang sakit dia masih diberikan umur yang panjang oleh Allah. Perbanyaklah mengingat akan kematian untuk menghancurkan daripada kelezatan dunia. Kalau kita mencari kelezatan dunia, tidak akan pernah kita temukan kesenangan dan kebahagiaan.
Allah mengatakan, Berikan kabar gembira kepada orang yang sabar, siapa mereka yang sabar? Mereka yang ketika tertimpa musibah mereka langsung mengembalikan kepada Allah. Mereka adalah orang-orang yang mendapatkan sholawat, sholawat itu terbagi menjadi 3
1. Sholawat dari Allah, merupakan tambahan rahmat
2. Sholawat dari malaikat, memintakan ampun
3. Sholawat dari hamba Allah (manusia), do'a
Sehingga disini mereka adalah orang yang mendapatkan rahmat kasih sayangnya Allah. Mereka adalah orang yang mendapatkan hidayah dari Allah
Bagaimana pun mau kita terima atau tidak, musibah pasti akan terjadi. Orang yang beriman dia selalu memanfaatkan situasi dan kondisi agar menjadi ladang amal baginya
Rasulullah mengatakan, saya sangat menakjubkan kepada orang yang mempunyai keimanan didalam hatinya kepada Allah. Karena semua situasi dan kondisi yang dia hadapi pasti akan mendatangkan kebaikan dan bernilailan pahala disisi Allah. Jika dia merasakan mendapatkan sebuah nikmat, anugerah dan karunia sehingga dia bisa menghargai dan bisa bersyukur. Maka kebaikannya kembali kedalam dirinya. Siapa yang ridho terhadap musibah maka Allah akan ridho, siapa yang tidak ridho Allah pun tidak akan ridho dan bisa murka kepada orang tersebut.
Mengingat Allah bukan hanya ketika dapat musibah, namun ketika kita senang dan bahagia tetap ingat Allah.
Minta rela... (Rabiatul)
-----
-Berkata guru mulia Al Habib Umar bin Hafidz. Diantara setengah akhlak kita kepada Allah yang ke 5 yaituu bahwa segera mengingat Allah diawal kalo mendengarr musibah. Jadi apabila ditimpa musibah langsung ingat lawan Allah dan kita hidup di dunia ini pasti mendapatkann ujian karna memangg dunia ini adalah tempat bala dan musibah karna memangg dunia ini adalah tempat ujian. Kehidupan di dunia adalah sebuah kehinaan yang tidak ada nilainya san waktu hidup di dunia ini sangatlah gesit yaituu sangatlah sebentarr di dunia ini sangatlah sebentar makaa dari karna waktu yang sabgat sebentar ini isilah waktu dengan ketaatan kepada Allah Swt.
-Perkara yang adaa apabila ada didalam dirinya maka orang tersebut termasuk orang yang mendapatkan kebinasaan yaitu, orang yang tidak pernah menangis karna takut kepada Allah, kerasnya hati orang yang mempunyai hati keras dikarenakan orang tersebut selaluu lalai dari Allah dan apa yang keluar dari lisannya adalah merupakan sesuatu perkataan yang tidak ada manfaatnya dan nilai nya disisi Allah, orang yang terlalu cinta kepada dunia.
-Kita tidak dianjurkan oleh Allah untuk berlomba lomba mengumpulkan dari pada harta dunia tapi kita di anjurkan dan di suruh oleh Allah untuk berlomba lomba didalam meraih ampunan Allah dan berlomba untuk beramal yang menghantarkan kita ke dalam syurga nya Allah Swt.
-Berlomba lomba lah kalian untuk meraih ampunan Allah dan meraih syurga yang luasnya itu bagaikan langit dan bumi.
-Setiap yang bernyawa pasti akan merasakan kematian kalo sudah aja datangg tidak ada yang bisa menunda dan tidak ada yang bisa memajukan ajal tersebut. Seandainya seluruh penduduk bumi menginginkan kita meninggal maka tidak akan pernah orang tersebut meninggal dunia terkecuali atas ijin Allah Swt.
-Setiap jiwa tidak akan pernah wafat terkecuali dengan ijin nya Allah dan ituu sudah ada ketentuan nya.
-Perbanyaklah mengingat akan kematian
-Perkara yang adaa apabila ada didalam dirinya maka orang tersebut termasuk orang yang mendapatkan kebinasaan yaitu, orang yang tidak pernah menangis karna takut kepada Allah, kerasnya hati orang yang mempunyai hati keras dikarenakan orang tersebut selaluu lalai dari Allah dan apa yang keluar dari lisannya adalah merupakan sesuatu perkataan yang tidak ada manfaatnya dan nilai nya disisi Allah, orang yang terlalu cinta kepada dunia.
-Kita tidak dianjurkan oleh Allah untuk berlomba lomba mengumpulkan dari pada harta dunia tapi kita di anjurkan dan di suruh oleh Allah untuk berlomba lomba didalam meraih ampunan Allah dan berlomba untuk beramal yang menghantarkan kita ke dalam syurga nya Allah Swt.
-Berlomba lomba lah kalian untuk meraih ampunan Allah dan meraih syurga yang luasnya itu bagaikan langit dan bumi.
-Setiap yang bernyawa pasti akan merasakan kematian kalo sudah aja datangg tidak ada yang bisa menunda dan tidak ada yang bisa memajukan ajal tersebut. Seandainya seluruh penduduk bumi menginginkan kita meninggal maka tidak akan pernah orang tersebut meninggal dunia terkecuali atas ijin Allah Swt.
-Setiap jiwa tidak akan pernah wafat terkecuali dengan ijin nya Allah dan ituu sudah ada ketentuan nya.
-Perbanyaklah mengingat akan kematian
-Siapa yang ridho terhadap musibah Allah makaa Allah pun akan ridho siapa yang tidak ridho makaa Allah pun disana akan murka pada orang tersebut.Dan mengingat Allah jangan hanya karna kita ditimpa musibah tapi mengingat Allah apabila kita senang kita harus ingat kepada Allah.
Minta rela... (Ld)
0 Komentar