Catatan Pengajian Guru KH. Muhammad Bakhiet - Senin, 06 September 2021

Manusia yang paling disayangi Allah itu adalah manusia yang berguna untuk orang lain. 

Jadilah orang yang mengajarkan kebaikan kepada manusia. Inilah manusia paling bermanfaat dan paling berguna, yang mengajarkan kebaikan kepada manusia, yang membuat manusia itu punya martabat sebagai manusia. 

Semakin banyak manfaat yang kita berikan, maka semakin luas orang yang menerima manfaat dari kita, semakin baik kita disisi Allah, semakin sayang dan cinta Allah kepada kita. 

Sejahat-jahat manusia adalah orang yang mengadu domba antara orang islam. 

Paling pemalas manusia adalah orang yang bangun ditengah malam tidak berzikir kepada Allah dengan lisan dan anggota tubuhnya. 

Kalo ingin mengetahui apakah kita ini baik atau tidak disisi Allah, kita lihat diri kita apakah berguna untuk orang lain. 
Apa guna kita dalam rumah tangga kita? 
Apa guna kita dalam masyarakat kita? Baik masyarakat skala kecil maupun skala besar.

Secara umum atau secara golongan, manusia yang paling berguna sesama manusia yaitu:
1. Ulama. 
 Menjadikan manusia itu bermartabat manusia itu ulama. Dengan ulama kita tahu bahwa kita ini manusia, dengan ulama kita tahu bagaimana jalan yang benar, dengan ulama kita tahu mana hukum-hukum Allah, dengan ulama kita tahu mana halal mana haram. Oleh karena itu, Allah sangat cinta kepada para ulama. 
2. Pemerintah atau pemimpin-pemimpin yang adil. 
 Mereka-mereka ini adalah orang yang berguna bagi manusia. Kalau tidak ada mereka, tidak teratur manusia ini. 
Keberadaan pemerintah yang adil ini, pemerintah yang benar-benar menjalankan tugasnya dengan baik, itu adalah manusia paling berguna setelah ulama. 
3. Orang-orang kaya yang pemurah. 
 Dengan orang-orang kaya pemurah inilah dibangun mesjid, pesantren, madrasah, dan lain-lain untuk manfaat bagi manusia. 
Ada orang yang tidak sekolah, disekolahkan. 
Ada orang sakit, diobati. 
Ada orang susah, dibantu. 
Itu orang-orang kaya yang pemurah. Orang-orang kaya ini termasuk dekat dengan surga dan jauh dari api neraka. 

Yang mengajarkan sembahyang, 
Yang mengajarkan puasa, 
Yang mengajarkan membaca Al-Qur'an, Yang mengajarkan membaca hukum-hukum Allah. 
Orang-orang yang mengajarkan ini mendapatkan ampunan dari Allah SWT selama mereka masih bertugas sebagai orang yang masih mengajar dalam kebaikan. 

Jadi kita ingin menjadi orang seperti itu, kita tidur malam ada malaikat yang memintakan ampun, kita tidur siang ada ikan yang memintakan ampun, ada semut yang memintakan ampun. Dan permintaan ampun dari mereka itu untuk kita lebih baik daripada kita sendiri yang meminta ampun.

Kita dituntut minta ampun kepada Allah tapi terkadang hati kita lalai. Tapi kalo malaikat dan hewan-hewan memintakan ampun, itu lebih diperhatikan oleh Allah SWT. 

Terima kasih, semoga bermanfaat.
Minta rela... (Kky)

Posting Komentar

0 Komentar