Iman itu bisa bertambah, bisa berkurang.
Yang dimaksud dengan iman adalah membenarkan yang ada didalam hati kita, yang dibenarkan adalah tentang Allah dan adanya Allah.
Di akhir zaman, banyak aliran-aliran yang pada akhirnya keluar dari agama islam dan membahas masalah ketuhanan. Dan juga mereka disana tidak mengerti tentang apa yang mereka bicarakan sehingga keluar dari agama islam.
Jika kita ingin merenung (tafakkur), jangan pernah kita bertafakkur tentang adanya Allah dan bagaimana Allah, karena Allah itu bahwasanya tidak bisa dikatakan dalam bentuk apapun.
Silahkan kita merenung dan bertafakkur tentang keajaiban ciptaan Allah, tapi ingat jangan sekali-kali kita merenung atau memikirkan bagaimana itu Allah.
Dusta seseorang mengatakan "saya beriman kepada Allah", namun dia tidak beramal sholeh dan amal serta perbuataannya tersebut bertentangan dengan kualitas keimanan yang harus ada didalam dirinya.
Jaga iman kita, jangan sampai dicabut oleh Allah. Banyak orang yang sholatnya luar biasa, tahajudnya luar biasa, tapi ketika meninggal dunia imannya dicabut.
Kenapa? karena selalu bergelut dengan harta riba, membenci para ulama, berprasangka buruk terhadap orang lain.
Jika kita ingin dikumpulkan dengan orang yang mempunyai keimanan sempurna di padang mahsyar, maka di dunia ini kita sering-sering berkumpul dengan mereka (orang-orang sholeh).
Ketika seseorang mengingat Allah, disitulah bertambah keimanannya.
Mengingat Allah dengan cara memuji kekasih-Nya yaitu Nabi Muhammad, Mengingat Allah dengan cara bertafakkur melihat keajaiban ciptaan Allah,
Mengingat Allah dengan cara membaca Al-Quran,
Sholat berjamaah, tahajud, istighfar, dan berbagai macam cara lainnya.
Ketika seseorang mengingat Allah, kemudian memuji kepada Allah, maka pada saat itu bertambah imannya.
Di saat kita lalai dan lupa dari Allah, maka dari situlah iman kita berkurang.
Kalau iman kita berkurang, kita tidak pernah ternasihati dengan apa yang kita lihat.
Semua apa yang terjadi dimuka bumi ini terdapat pembelajaran dari Allah.
Rasulullah mengatakan orang yang membaca surah Al-Kahfi pada malam jum'at, maka Allah akan memberikan cahaya yang terang selama seminggu.
Orang yang membaca surah Al-kahfi dari jum'at ke jum'at, maka orang tersebut bercahaya. Meskipun tidak terlihat bercahaya, namun bercahaya disisi Allah.
Orang yang takut kepada Allah dengan sebenar-benarnya rasa takut, maka Allah akan jadikan makhluk lain tunduk dihadapannya.
Syaitan itu tipu dayanya adalah menakut-nakuti kita tentang sebuah kefakiran, itu yang ditakutkan oleh Nabi Muhammad.
Ilmu tidak akan pernah didapatkan oleh orang yang mempunyai sifat gengsi atau sombong.
Terima kasih, semoga bermanfaat.
Mohon maaf apabila ada kesalahan dalam penulisan.
Minta rela... (Kky)
0 Komentar